Melia Propolis sebagai salah satu anti biotik alami, mempunyai banyak khasiat dalam menyembuhkan penyakit. Anda bisa lihat dibawah ini :
Tanpa efek samping
Propolis adalah 100 % zat alami yang didalamnya terdapat antibiotik alami bebas racun yang efektif untuk melawan bakteri, jamur dan virus tanpa efek samping. Namun dalam penggunaannya, Propolis kadang bisa menimbulkan " Tindak Balas ". Maksudnya adalah pengaruh positif yang disebabkan karena adanya aksi - reaksi di dalam tubuh yang menandakan propolis sedang bekerja. Tindak balas bersifat sementara dan biasanya berhubungan dengan jenis penyakit yang diderita. Oleh karena itu pergunakan dari dosis terendah.
Lain halnya dengan zat yang terkandung di dalam obat syntetic ( buatan ) yaitu terstruktur kimianya dibuat mirip dengan zat alami aslinya. Obat syntetic ini dapat diproduksi dalam jumlah banyak sehingga harganya murah, namun obat syntetic dapat mengakibatkan efek samping. Efek samping adalah pengaruh negatif yang bersifat sementara atau permanen dan biasanya tidak berhubungan dengan penyakit yang diderita.
Kamis, 10 September 2009
Kandungan Zat dalam Melia Propolis
Bioflavoids, asam amino, dan vitamin dalam propolis
Propolis mengandung protein ( 16 jenis asam amino bebas ), 14 trace mineral terutama zat besi dan seng, vitamin A, B kompleks,C,D,E, Biotin, Bioflavonoid, Glukosa dan zat - zat nutrisi penting lainnya. Dalam satu tetes Propolis terdapat Bioflavonoid yang setara dengan 500 jeruk. Oleh karena itu propolis harganya mahal senilai emas. Dimana propolis mempunyai peranan yang penting sebagai pelindung populasi lebah dari serangan luar yang menjaga sarang tetap steril dari virus, bakteri dan jamur.
Senilai Emas
" Banyak orang mengatakan Propolis begitu tinggi nilainya"
Lebah mengumpulkan komponen - komponen dari bunga, daun muda dan dari kulit tumbuhan. Lalu dicampur dengan air liur dan lilin lebah, sehingga terbentuklah propolis. Diperkirakan dari 200.000 ekor lebah hanya menghasilkan kurang lebih 20 gr propolis dalam satu tahun.
Kandungan Propolis terdiri dari :
1. Minyak esensial
2. Serbuk sari
3. Bioflavonoids
4. Asam Amino
5. Vitamin dan
6. Mineral
APA ITU PROPOLIS?
Propolis dikumpulkan oleh lebah dari tumbuh-tumbuhan atau pucuk muda dan kulit pohon terutama pohon poplar lalu dicampurkan dengan air liurnya, yang digunakan untuk menambal lubang dalam sarang lebah yang sekaligus juga melindungi sarang lebah dari serangan virus, bakteri dan jamur.
Lebah dipelihara didalam kotak ( sarang ) lalu dikikis. Propolis lebah menggunakan alat khas atau kertas khusus dan dipanaskan sehingga 60 - 70 C untuk mencairkannya lalu menyaringkan lilin lebah dan kotoran lain sebelum menjadi "water base". Melia Propolis dari BRAZIL yang memiliki sumber "flavonoid" paling kaya di dunia.
Selasa, 08 September 2009
Sejarah Propolis
PROPOLIS berasal dari bahasa Yunani : PRO = Sebelum POLIS = Kota yang berarti Pertahanan Kota atau ita sebut sebagai sistem pertahanan.
1.Yunani
1.Yunani
Orang Yunani mengenal propolis sebagai penyembuhan dan pengobatan luka - luka dan juga penyakit yang tidak bisa disembuhkan.
Hippocrates : Propolis berguna untuk menyembuhkan luka dan bisul baik dalam maupun luar.
2. Mesir
Bagi masyarakat Mesir disamping sebagai simbol religius juga digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit.
3. Romawi
Memuja lebah dan propolis sebagai pengobatan, bahkan Dewi Kecantikan Mellisa menjadi seekor lebah. Para ahli jiwa menggunakan propolis sebagai obat ekstrak dari sengatan dan semua zat - zat yang melekat di daging mengurangi pembengkakan, mengendorkan indurasi, dan mengentengkan sakit urat otot dan luka.
Bersama Melia Propolis dan Melia Biyang Sehat dan Sukses
Setiap hari kita dihadapkan dengan Polusi, Radiasi, jutaan Virus, bakteri, Jamur serta racun lainnya, yang siap menyerang kita dan menimbulkan berbagai penyakit. Menjaga kekebalan tubuh merupakan suatu pertahanan terbaik.
Sistem kekebalan tubuh adalah merupakan sistem yang terdiri dari sel-sel darah dan kelenjar yang kompleks, untuk melindungi tubuh dari : Radiasi, Polusi, Racun, Bakteri, Virus, Jamur serta Parasit lainnya yang dengan nyamannya tinggal dan berkembang biak di tubuh kita. Seringkali kita tidak memperdulikan dan menganggap remeh sampai kita terserang berbagai penyakit. Dan menyadari bahwa kekebalan tubuh kita telah menurun. Dan sering sekali tindakan pengobatan telah terlambat.
Faktor yang membuat daya tahan tubuh kita menurun dan sangat rentan terhadap berbagai penyakit adalah :
a. Pola hidup yang tidak benar, istirahat tidak cukup, dan olahraga tidak teratur.
b. Pola makan yang tidak sehat, makanan cepat saji tidak cukup nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.
c. Serta lingkungan yang tidak sehat ( polusi dan radiasi )
Langganan:
Postingan (Atom)



